Jumat, 22 Maret 2013

Tipe Data Pada Algoritma dan Pemrogaman PASCAL



Wah lama gak posting di blog nih,emm kali ini saya ingin share tentang tipe data pada algoritma dan pemrogaman pascal... 



TIPE DATA

Tipe Data menunjukkan suatu nilai yang dapat digunakan oleh suatu variable yang bersangkutan.

Jenis – jenis data yang dikenal dalam bahasa pascal antara lain yaitu:

1. Jenis data sederhana

¨  Jenis data yang standar; yaitu : Integer, Real, Char,  Boolean

¨  Jenis data yang non standar (user defined), yaitu; Enumerated, Sub-range

2. Jenis data String

3. Jenis data berstuktur, yaitu: Array, Record, Set, File

4. Jenis Data Pointer


             INTEGER

> Integer merupakan nilai bilangan bulat. Tipe integer adalah bilangan yang tidak mempunyai titik desimal/bilangan pecahan.Jenis data ini terdiri atas integer positif, integer negatif dan nol.

> Pada TURBO PASCAL jenis data ini di bagi atas beberapa bagian, yaitu :

Integer merupakan nilai bilangan bulat. Tipe integer adalah bilangan yang tidak mempunyai titik desimal/bilangan pecahan.Jenis data ini terdiri atas integer positif, integer negatif dan nol. 


REAL

¨ Tipe real adalah bilangan yang mengandung pecahan,

¨  Penulisan untuk jenis data ini selalu menggunakan titik desimal. Paling sedikit harus ada satu digit sebelum dan sesudah titik desimal.

¨  Nilai numerik real yang signifikan sampai dengan 11 digit. Nilai konstanta numerik real menempati memori sebesar 6 byte.

¨  Operator untuk jenis data ini terditi atas:

      +, - , * dan /


        KARAKTER

¨  Yang dimaksud dengan jenis data ini adalah karakter tunggal atau sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal, seperti misalnya ‘A’,’a’,’!’,’5’ dsb.





STRING

¨  Nilai data string merupakan urut-urutan dari  Karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. Nilai data string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter stringnya ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.


BOOLEAN

               Data tipe boolean mempunyai dua nilai, yaitu True dan False.


ENUMERATED/TERBILANG

¨  Tipe data ini juga dapat didefinisikan sendiri oleh pemakai. Disebut tipe terbilang karena semua nilai disebut satu persatu.

¨  Jenis data ini terdiri atas barisan identifier yang terurut dimana setiap identifier tersebut dianggap sebagai suatu individual data item (elemen data yang berdiri sendiri).

¨  Pada saat mendeklarasikan jenis data ini kita harus menuliskan semua elemen-elemennya.

¨  Bentuk umum deklarasinya adalah :

            TYPE nama = (data_item_1, data_item_2, ……., data_item_n);

Contoh :

TYPE hari = (Senin,Selasa,Rabu,Kamis,Jum'at,Sabtu,Minggu);

hari_kerja = (Senin,Selasa,Rabu,Kamis,Jum'at);

SUB RANGE/JANGKAUAN

¨  Tipe data ini adalah tipe data yang dapat didefinisikan sendiri oleh pemakai. Nilai data pada tipe ini mempunyai jangkauan tertentu.

¨  Jenis data ini berupa range dari suatu kumpulan data yang mempunyai urutan..

¨  Bentuk umum deklarasinya adalah :           
TYPE nama = data_item_pertama .. data_item_terakhir;
¨  Contoh :

TYPE    jam_kuliah = 1 .. 10;

              tanggal = 1 .. 31;

STATMENT UNTUK INPUT/MASUKAN

¨  Dalam bahasa Pascal untuk keperluan input (membaca nilai pernyataan/input) digunakan identifier standar READ atau READLN.

¨  Identifier standar ReadLn sedikit berbeda dengan Read. ReadLn digunakan untuk memasukkan data perbaris, artinya setelah tombol Enter ditekan, maka akan ganti baris, sedangkan Read tidak ganti baris, masih dalam baris yang sama.

BENTUK UMUM

READ (variabel input) ;

Atau

READLN (variabel input);

CONTOH;

Program Input1;

Uses WinCrt;

Var Nama : String[25];

       Nilai   : Integer;

Begin

     Clrscr;

Write( ‘Nama Siswa : ‘ ); Readln(Nama);

Write( ‘Nilai Ujian    : ‘ );  Readln(Nilai);

End.











CONTOH 2;

Program Hitung3;

{Program Perhitungan Sederhana Dengan Deklarasi Variabel}

Uses WinCrt;

Var  A,B,C:Byte;

Begin

Clrscr;

Gotoxy(25,5);Write('Program Perkalian');

Gotoxy(20,7);Write('Nilai  A = ');Readln(A);

Gotoxy(20,9);Write('Nilai  B = ');Readln(B);

C:=A*B;

Gotoxy(20,11);Write('Hasil    = ',C);

End.


2 komentar:

  1. makasih infonya gan, minta saran nih buat blog ane, https://codenav.wordpress.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama gan blog ente maknyus gan

      Hapus